TUGAS 3 ILMU SOSIAL DASAR JURUSAN ARSITEKTUR (Penduduk)
Kelas : 1TB06
NPM : 22313721
PERTUMBUHAN INDIVIDU, KELOMPOK, DAN KELUARGA
A. PERTUMBUHAN INDIVIDU
3. Tugas Perkembangan Masa Remaja (12.0-21.0)
- Mencapai hubungan yang lebih matang dengan teman sebaya.
- Mencapai peran sosial sebagai pria atau wanita.
- Menerima keadaan fisik dan menggunakannya secara efektif.
- Mencapai kemandirian emosional dari orang tua dan orang dewasa lainnya.
- Mencapai jaminan kemandirian ekonomi.
- Memilih dan mempersiapkan karier.
- Mempersiapkan pernikahan dan hidup berkeluarga.
- Mengembangkan keterampilan intelektual dan konsep-konsep yang diperlukan bagi warga negara.
- Mencapai perilaku yang bertanggung jawab secara sosial.
- Memperoleh seperangkat nilai sistem etika sebagai petunjuk/pembimbing dalam berperilaku.
4. Tugas Perkembangan Masa Dewasa Awal
- Memilih pasangan.
- Belajar hidup dengan pasangan.
- Memulai hidup dengan pasangan. - Memelihara anak.
- Mengelola rumah tangga.
- Memulai bekerja.
- Mengambil tanggung jawab sebagai warga negara.
- Menemukan suatu kelompok yang serasi.
a) Fungsi Afektif
d) Fungsi Ekomomi
A. PERTUMBUHAN INDIVIDU
·
PENGERTIAN INDIVIDU
Individu adalah seorang manusia yang tidak hanya memiliki peranan khas di dalam lingkungan sosialnya,melainkan juga mempunyai kepribadian serta pola tingkah laku spesifik dirinya. Terdapat tiga aspek yang melekat sebagai persepsi terhadap individu, yaitu aspek organik jasmaniah, aspek psikis-rohaniah, dan aspek-sosial yang bila terjadi kegoncangan pada suatu aspek akan membawa akibat pada aspek yang lainnya. Individu dalam tingkah laku menurut pola pribadinya ada 3 kemungkinan: pertama menyimpang dari norma kolektif kehilangan individualitasnya, kedua takluk terhadap kolektif, dan ketiga memengaruhi masyarakat (Hartomo, 2004: 64).
Individu tidak akan jelas identitasnya tanpa adanya suatu masyrakat yang menjadi latar belakang keberadaanya. Individu berusaha mengambil jarak dan memproses dirinya untuk membentuk perilakunya yang selaras dengan keadaan dan kebiasaan yang sesuai dengan perilaku yang telah ada pada dirinya. Manusia sebagai individu salalu berada di tengah-tengah kelompok individu yang sekaligus mematangkannya untuk menjadi pribadi yang prosesnya memerlukan lingkungan yang dapat membentuknya pribadinya. Namun tidak semua lingkungan menjadi faktor pendukung pembentukan pribadi tetapi ada kalanya menjadi penghambat proses pembentukan pribadi. Pengaruh lingkungan masyarakat terhadap individu dan khususnya terhadap pembentukan individualitasnya adalah besar, namun sebaliknya individu pun berkemampuan untuk mempengaruhi masyarakat. Kemampuan individu merupakan hal yang utama dalam hubungannya dengan manusia.
Individu adalah seorang manusia yang tidak hanya memiliki peranan khas di dalam lingkungan sosialnya,melainkan juga mempunyai kepribadian serta pola tingkah laku spesifik dirinya. Terdapat tiga aspek yang melekat sebagai persepsi terhadap individu, yaitu aspek organik jasmaniah, aspek psikis-rohaniah, dan aspek-sosial yang bila terjadi kegoncangan pada suatu aspek akan membawa akibat pada aspek yang lainnya. Individu dalam tingkah laku menurut pola pribadinya ada 3 kemungkinan: pertama menyimpang dari norma kolektif kehilangan individualitasnya, kedua takluk terhadap kolektif, dan ketiga memengaruhi masyarakat (Hartomo, 2004: 64).
Individu tidak akan jelas identitasnya tanpa adanya suatu masyrakat yang menjadi latar belakang keberadaanya. Individu berusaha mengambil jarak dan memproses dirinya untuk membentuk perilakunya yang selaras dengan keadaan dan kebiasaan yang sesuai dengan perilaku yang telah ada pada dirinya. Manusia sebagai individu salalu berada di tengah-tengah kelompok individu yang sekaligus mematangkannya untuk menjadi pribadi yang prosesnya memerlukan lingkungan yang dapat membentuknya pribadinya. Namun tidak semua lingkungan menjadi faktor pendukung pembentukan pribadi tetapi ada kalanya menjadi penghambat proses pembentukan pribadi. Pengaruh lingkungan masyarakat terhadap individu dan khususnya terhadap pembentukan individualitasnya adalah besar, namun sebaliknya individu pun berkemampuan untuk mempengaruhi masyarakat. Kemampuan individu merupakan hal yang utama dalam hubungannya dengan manusia.
·
PENGERTIAN PERTUMBUHANPertumbuhan adalah
berkaitan dengan masalah perubahan dalam besar, jumlah, ukuran atau dimensi
tingkat sel organ maupun individu yang bisa diukur dengan berat, ukuran
panjang, umur tulang dan keseimbangan metabolic (Soetjiningsih, 1988).
·
FASE PERTUMBUHAN INDIVIDU
1. Tugas Perkembangan Masa Bayi dan Kanak-Kanak Awal (0,0–6.0) - Belajar berjalan pada usia 9.0 – 15.0 bulan.
- Belajar memakan makan padat. - Belajar berbicara.
- Belajar buang air kecil dan buang air besar.
- Belajar mengenal perbedaan jenis kelamin.
- Mencapai kestabilan jasmaniah fisiologis.
- Membentuk konsep-konsep sederhana kenyataan sosial dan alam.
- Belajar mengadakan hubungan emosional dengan orang tua, saudara, dan orang lain.
- Belajar mengadakan hubungan baik dan buruk dan pengembangan kata hati.
2. Tugas Perkembangan Masa Kanak-Kanak Akhir dan Anak Sekolah (6,0-12.0)
- Belajar memperoleh keterampilan fisik untuk melakukan permainan.
- Belajar membentuk sikap yang sehat terhadap dirinya sendiri sebagai makhluk biologis.
- Belajar bergaul dengan teman sebaya.
- Belajar memainkan peranan sesuai dengan jenis kelaminnya.
- Belajar keterampilan dasar dalam membaca, menulis dan berhitung.
- Belajar mengembangkan konsep-konsep sehari-hari.
- Mengembangkan kata hati.
- Belajar memperoleh kebebasan yang bersifat pribadi.
- Mengembangkan sikap yang positif terhadap kelompok sosial.
1. Tugas Perkembangan Masa Bayi dan Kanak-Kanak Awal (0,0–6.0) - Belajar berjalan pada usia 9.0 – 15.0 bulan.
- Belajar memakan makan padat. - Belajar berbicara.
- Belajar buang air kecil dan buang air besar.
- Belajar mengenal perbedaan jenis kelamin.
- Mencapai kestabilan jasmaniah fisiologis.
- Membentuk konsep-konsep sederhana kenyataan sosial dan alam.
- Belajar mengadakan hubungan emosional dengan orang tua, saudara, dan orang lain.
- Belajar mengadakan hubungan baik dan buruk dan pengembangan kata hati.
2. Tugas Perkembangan Masa Kanak-Kanak Akhir dan Anak Sekolah (6,0-12.0)
- Belajar memperoleh keterampilan fisik untuk melakukan permainan.
- Belajar membentuk sikap yang sehat terhadap dirinya sendiri sebagai makhluk biologis.
- Belajar bergaul dengan teman sebaya.
- Belajar memainkan peranan sesuai dengan jenis kelaminnya.
- Belajar keterampilan dasar dalam membaca, menulis dan berhitung.
- Belajar mengembangkan konsep-konsep sehari-hari.
- Mengembangkan kata hati.
- Belajar memperoleh kebebasan yang bersifat pribadi.
- Mengembangkan sikap yang positif terhadap kelompok sosial.
3. Tugas Perkembangan Masa Remaja (12.0-21.0)
- Mencapai hubungan yang lebih matang dengan teman sebaya.
- Mencapai peran sosial sebagai pria atau wanita.
- Menerima keadaan fisik dan menggunakannya secara efektif.
- Mencapai kemandirian emosional dari orang tua dan orang dewasa lainnya.
- Mencapai jaminan kemandirian ekonomi.
- Memilih dan mempersiapkan karier.
- Mempersiapkan pernikahan dan hidup berkeluarga.
- Mengembangkan keterampilan intelektual dan konsep-konsep yang diperlukan bagi warga negara.
- Mencapai perilaku yang bertanggung jawab secara sosial.
- Memperoleh seperangkat nilai sistem etika sebagai petunjuk/pembimbing dalam berperilaku.
4. Tugas Perkembangan Masa Dewasa Awal
- Memilih pasangan.
- Belajar hidup dengan pasangan.
- Memulai hidup dengan pasangan. - Memelihara anak.
- Mengelola rumah tangga.
- Memulai bekerja.
- Mengambil tanggung jawab sebagai warga negara.
- Menemukan suatu kelompok yang serasi.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN
1. Pendirian Nativistik :
Pertumbuhan yang dibawa sejak lahir
2. Pendirian Empiristik &
Environmentalistik : Pertumbuhan dipengaruhi lingkungan
3. Pendirian konvergensi
& Interaksionisme : Pertumbuhan yang dibawa sejak lahir dan di pengaruhi
lingkungan.
B. FUNGSI KELUARGA
1. DEFINISI KELUARGA
Keluarga
adalah unit asas komuniti. Setiap anggota keluarga mestilah berusaha untuk mengekalkan kehidupan berkeluarga dengan menjaga kebajikan anggota keluarga.
Fungsi keluarga menurut Friedman
1998 (dalam Setiawati & Santun, 2008) adalah :
a) Fungsi Afektif
Fungsi afektif adalah fungsi
internal keluarga sebagai dasar kekuatan keluarga. Didalamnya terkait
dengan saling mengasihi, saling mendukung dan saling menghargai antar anggota
kelurga.
b) Fungsi Sosialisasi
b) Fungsi Sosialisasi
Fungsi sosialisasi adalah fungsi
yang mengembangkan proses interaksi dalam keluarga. Sosialisasi dimulai sejak
lahir dan keluarga merupakan tempat individu untuk belajar bersosialisasi.
c) Fungsi Reproduksi
c) Fungsi Reproduksi
Fungsi reproduksi adalah fungsi
keluarga untuk meneruskan kelangsungan keturunan dan menambah sumber daya
manusia.
d) Fungsi Ekomomi
Fungsi ekonomi adalah fungsi
keluarga untuk memenuhi kebutuhan seluruh anggota keluarganya yaitu : sandang,
pangan dan papan.
e) Fungsi Perawatan Kesehatan
e) Fungsi Perawatan Kesehatan
Fungsi perawatan kesehatan adalah
fungsi keluarga untuk mencegah terjadinya masalah kesehatan dan merawat anggota
keluarga yang mengalami masalah kesehatan.
C. INDIVIDU, KELUARGA DAN MASYARAKAT
1) Pengertian individu Menurut Dr. A. Lysen, individu berarti manusia
sebagai suatu keseluruhan yang tak dapat dibagi melainkan sebagai kesatuan yang
terbatas yaitu sebagai manusia perseorangan.
2) Pengertian keluarga Menurut Sigmund Freud, keluarga itu terbentuk
karena adanya perkawinan pria dan wanita.
3) Pengertian Masyarakat Drs. JBAF Mayor Polak menyebut masyarakat
adalah wadah segenap antar hubungan sosial terdiri atas banyak sekali
kolektiva-kolektiva serta kelompok dan tiap-tiap kelompok terdiri atas
kelompok-kelompok lebih baik atau sub kelompok.
D. HUBUNGAN ANTARA INDIVIDU, KELUAGA, DAN MASYARAKAT
Individu berarti makhluk yang tidak dapat dibagi-bagi, tidak dapat
dipisahkan antara jiwa dan raganya yang disebut manusia. Terlepas daripada itu
keluarga dalam bentuk yang murni merupakan satu kesatuan sosial ini mempunyai
sifat-sifat tertentu yang sama, dimana saja dalam satuan masyarakat manusia.
Sedangkan masyarakat itu timbul dari setiap kumpulan individu, yang telah cukup
lama hidup dan bekerja sama dalam waktu lama. Sehingga hubungan antara
individu, keluarga, dan masyarakat saling berkaitan satu dengan yang lain.
Sumber: http://www.slideshare.net/DharaniKassapa/ilmu-budaya-dasar
http://www.mindmeister.com/219927823/fungsi-keluarga-definisi-keluarga-keluarga-adalah-unit-asas-komuniti-setiap-anggota-keluarga-mestilah-berusaha-untuk-mengekalkan-kehidupan-berkeluarga-dengan-menjaga-kebajikan-anggota-keluarga
Sumber: http://www.slideshare.net/DharaniKassapa/ilmu-budaya-dasar
http://www.mindmeister.com/219927823/fungsi-keluarga-definisi-keluarga-keluarga-adalah-unit-asas-komuniti-setiap-anggota-keluarga-mestilah-berusaha-untuk-mengekalkan-kehidupan-berkeluarga-dengan-menjaga-kebajikan-anggota-keluarga

Tidak ada komentar:
Posting Komentar